[gallery link="file"]

While on honeymoon in Indonesia, Australian newlyweds Richard and Clair Webb decided to go somewhere truly exotic: not a luxury resort on an idyllic beach, but an eco-friendly lodge surrounded by wild orangutans.

The couple found the remote Rimba Orangutan Eco Lodge, bordering Tanjung Puting National Park in south Kalimantan and a refuge of the endangered orangutan, one of four such places in Indonesia that try to educate guests about the environment and wildlife conservation.

'Watching these animals that are so rare, it was a really beautiful experience. It was the highlight of our honeymoon,' Clair Webb told Reuters by telephone from her home in Canberra.

'I'm a bit conscious of my environmental impact. It was good to be able to stay at a place that was eco and animal friendly.'

Using rainwater and compost systems, the small hotel sponsors conservation projects and enlists local guides to take visitors for encounters with orangutans in the wild.

Alan Wilson, co-owner of the lodge, said the wow factor of seeing wildlife is the drawcard for guests at her establishment and three others in Bali, Komodo National Park and Sumatra also run by Eco Lodges Indonesia, a small company with local as well as international shareholders including environmentalists.

'I think the word 'eco' is used far too flippantly,' said Wilson, a former veterinarian.

Profits of the four establishments are used to protect the parks they border, and fend off illegal logging, poaching or harmful agricultural practices.

Indonesia has been criticized for rampant deforestation for palm oil, timber and other development, leading to rising greenhouse gas emissions and loss of habitat for wildlife.

But eco-tourism is becoming a buzzword in Indonesia, with many hotels and tour operators touting their sustainable bent in a bid to attract a share of a growing global market.

The government is trying to boost tourism, and just extended the length of tourist visas to allow two-month stays. It hopes for seven million tourists this year, still well below the level seen by nearby Singapore, Malaysia and Thailand.

Raka Dalem of Udayana University, Bali, said the number of hotels and tourism operators in Indonesia obtaining eco-certification is still negligible, with multinational hotel chains making up the majority of members.

But with so many resorts globally now claiming to be eco-friendly, consumers and travel agents are putting the pressure on tour operators to prove their green credentials.

Travel websites such as U.S.-based Expedia.com now list operators' level of eco-certification to give consumers more confidence in the sustainable practices they employ and to avoid 'green wash.'

A coalition of international organizations, many U.N.-backed, will merge this year to create the Tourism Sustainability Council, a project to promote a universal minimum standard of sustainable tourism criteria.

Witness yourself Indonesia's beautiful wildlife, and check out the Eco Lodges here.

Source: Reuters
Advertisement Advertise your own
Ads Telkom Indonesia
0 Komentar
Tambahkan komentar Anda...
READ NEXT
BACK TO TOP
Binaragawati Cantik Indonesia Juara Di Singapura
Binaragawati Cantik Indonesia Juara Di Singapura
Sebuah prestasi besar dicatatkan binaragawati Indonesia, Monica Sinatra. Ia berhasil menjadi yang terbaik dalam Kejuaraan NABBA/WFF di Singapura, akhir pekan lalu.Dalam turnamen yang di helat tanggal 6 Februari itu, Indonesia berhasil merebut dua emas. Rangga Wijaya menang di kelas 70 kilogram, setelah itu Monica tampil memukau di kelas Women Sports
Indonesia Segera Miliki Eco-theme Park Terbesar Dunia
Indonesia Segera Miliki Eco-theme Park Terbesar Dunia
Batam adalah teras atau pintu gerbang untuk mengenalkan Indonesia ke dunia luar. Berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia ditambah dengan jalur perairan International membuat Batam sangat potensial sebagai tujuan investasi dan pengembangan pariwasata. Hal ini karena Batam yang merupakan wilayah kepulaun Riau memiliki banyak pulau pulau indah khas nusantara. Salah
Di Grammy Awards 2016, Pianis Muda Indonesia ini akan Sepanggung dengan Adele, Taylor Swift, dan Justin Bieber
Di Grammy Awards 2016, Pianis Muda Indonesia ini akan Sepanggung dengan Adele, Taylor Swift, dan Justin Bieber
Pianis jazz muda asal Indonesia peraih dua nominasi Grammy Awards, Joey Alexander, dipastikan akan tampil dalam pesta pembukaan ajang penghargaan Grammy Awards ke-58 yang digelar di Microsoft Theater, Los Angeles, AS, pada Senin 15 Feb  mendatang. Dalam pesta pembukaan tersebut, pemilik nama lengkap Josiah Alexander Sila tersebut akan berbagi panggung
Lagu Legendaris Negeri Kamboja Tentang Sumatera
Lagu Legendaris Negeri Kamboja Tentang Sumatera
Mungkin bagi kebanyakan orang Indonesia, negara Kamboja bukanlah sebuah negara yang populer. Negara ini kalah populer dengan negara-negara Asean yang lain seperti Singapura, Malaysia, atau Thailand, bahkan mungkin Vietnam, tetangga dekat Kamboja. Memang tak terlalu banyak yang menonjol dari Kamboja, kecuali mungkin tentang sejarah kelam negara tersebut saat rejim Khmer
Obama, Alien Raksasa, dan Bakti Kita untuk Bangsa
Obama, Alien Raksasa, dan Bakti Kita untuk Bangsa
By Akhyari Hananto Saya mungkin satu dari sekian banyak orang yang sangat bergembira ketika sekuel film Independence Day dibuat. Film "Independence Day : Resurgence" ini rencananya akan dirilis pada sekitar pertengahan 2016 di seluruh dunia dan gemanya mulai terdengar mulai dari sekarag. Inilah salah satu (dari beberapa) film yang paling banyak
Penghargaan peneliti wanita terbaik di dunia jatuh ke dosen wanita dari Indonesia ini
Penghargaan peneliti wanita terbaik di dunia jatuh ke dosen wanita dari Indonesia ini
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali dibuat bangga oleh prestasi salah satu dosennya. Dialah Sri Fatmawati SSi MSc PhD, dosen jurusan Kimia FMIPA ITS yang kembali mempersembahkan prestasi tingkat internasional sebagai salah satu pemenang dari lima peneliti wanita terbaik yang meraih penghargaan The 2016 Elsevier Foundation Awards for Early Career