By I MADE SENTANA And EDHI PRANASIDHI

Indonesia flagship carrier PT Garuda Indonesia said its net profit last year rose 56% from a year earlier, as the strong local economy helped the airline outperform despite high fuel costs and a slowdown in the industry globally.

Garuda said its load factor, or the percentage of seats filled, rose to 75% at the end of last year from 72% a year earlier, while the strong Indonesian economy helped to boost earnings. Garuda has little exposure to the U.S. and European markets, and Indonesia's economy expanded 6.5% last year.

The strong results from Garuda come as the global airline industry has been hit by a double whammy of soaring fuel prices and low demand. Some airlines have been cutting back services or raising prices to help cope. Singapore Airlines Ltd. recently reduced cargo capacity by 20% and raised fuel surcharges following a 53% plunge in fiscal third-quarter net profit.

The International Air Transport Association in November cut its forecast for industry profits in 2012 by a quarter to $3.5 billion, but warned that could plunge to a loss of more than $8 billion if Europe's debt problems trigger another banking crisis.

Garuda, however, said that net profit for the 12 months ended Dec. 31 surged to 805.53 billion rupiah ($87.8 million) from 515.52 billion rupiah in 2010, while revenue jumped 39% to 27.16 trillion rupiah from 19.53 trillion rupiah.

The 69%-government-owned company, which last year raised $578 million in an initial public offering, said its operating profit rose to 1.01 trillion rupiah, reversing from a 67.16 billion rupiah loss in 2010.

Analysts attributed the increase in net profit at the nation's largest airline by assets to an increase in load factor, mostly from its domestic services.

"Garuda may respond to higher fuel costs by raising ticket fares or improving operating efficiency as it had done in 2008 and again in 2011," Citigroup said in a recent report.

Citigroup said it expects Garuda's 2012 net profit to rise to 1.5 trillion rupiah based on jet fuel cost assumption of $115/barrel, compared with the current $134/barrel. That would mark a 86% increase from 2011.

Garuda Chief Executive Emirsyah Satar said in January he expects 2012 operating profit to increase by 21%.

The strong earnings came after Hong Kong-based Cathay Pacific Airways Ltd. reported a 61% drop in 2011 earnings earlier this month and warned that it is bracing for an even tougher year ahead of an uncertain global outlook and persistently high jet fuel prices.

Write to I Made Sentana at i-made.sentana@dowjones.com and Edhi Pranasidhi atedhi.pranasidhi@dowjones.com

wsj.com

Advertisement Advertise your own
Ads Telkom Indonesia
0 Komentar
Tambahkan komentar Anda...
READ NEXT
BACK TO TOP
Pasangan Musisi Indie Penuh Prestasi
Pasangan Musisi Indie Penuh Prestasi
Endah N Rhesa, bagi kawan muda siapa yang tak mengenalnya? Lewat lagu When You Love Someone – nya, EAR, sebutan bagi Endah N Rhesa mereka mulai dikenal oleh penikmat lagu di Indonesia. Selain itu EAR juga sering membawakan lagu soundtrack untuk film seperti Cinta Dalam Kardus dan Bidadari Terakhir.
Ini Alasan Mengapa Yogyakarta Terpilih Menjadi Pusat Riset Energi Listrik Tenaga Surya
Ini Alasan Mengapa Yogyakarta Terpilih Menjadi Pusat Riset Energi Listrik Tenaga Surya
Kebutuhan Indonesia untuk energi semakin meningkat. Pemerintah bahkan bertekad untuk memenuhi target pemenuhan energi listrik sebesar 35 ribu Mega Watt listrik. Pembangunan infrastruktur pembangkit pun terus menerus dibangun untuk mencapai angka tersebut. Namun tentu saja proses riset harus tetap diperhatikan, oleh karena itu Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan PT
382 Komunitas Siap Bergerak Untuk #BebasSampah2020
382 Komunitas Siap Bergerak Untuk #BebasSampah2020
Indonesia masih punya pekerjaan rumah besar terkait masalah sampah. Oleh sebab itu diperlukan upaya serius dalam pengolahan sampah yaitu dengan penyadaran masyarakat. "Pada 21 Februari nanti gerakan bebas sampah di seluruh Indonesia, semua masyarakat harus terlibat."
Manfaatkan Singkong, Tim Mahasiswa dari UGM ini Ciptakan Papan Partikel Berkualitas
Manfaatkan Singkong, Tim Mahasiswa dari UGM ini Ciptakan Papan Partikel Berkualitas
Siapa tak kenal dengan singkong? Tanaman ini disukai banyak orang karena selain memiliki umbi yang bisa diolah menjadi beragam penganan, daunnya pun dapat diolah menjadi sayuran. Namun, tahukah Anda jika ada bagian lain yang masih bisa dimanfaatkan dari tanaman ini. Bagian itu adalah batang tanaman singkong. Di tangan sekelompok mahasiswa UGM,
Kompor Bahan Bakar Limbah Pertanian Karya Anak Bangsa, Lebih Hemat
Kompor Bahan Bakar Limbah Pertanian Karya Anak Bangsa, Lebih Hemat
Kebutuhan energi dipedesaan yang umumnya masih sulit dijangkau oleh kompor-kompor modern berbasis listrik ataupun LPG tampaknya menjadi perhatian khusus. Produk kompor inovatif baru pun diciptakan untuk menjawab keterbatasan tersebut. Kompor tersebut beroperasi dengan menggunakan bahan bakar pellet berbasis limbah pertanian. Produk tersebut dipamerkan dalam Bali Clean Energi Forum di Bali
Perempuan Ini Putuskan Pulang Kampung Untuk Kembangkan UX Design Industri Digital Indonesia
Perempuan Ini Putuskan Pulang Kampung Untuk Kembangkan UX Design Industri Digital Indonesia
Semakin berkembangnya industri digital dan teknologi di Indonesia, berbagai profesi yang terkait menjadi semakin terlihat seksi. Permintaan meningkat dan industri terus menerus berinovasi. Jika dahulu tampilan situs dari sebuah perusahaan dot com sangat tidak diperhatikan karena hanya berbasis HTML sederhana, saat ini hampir seluruh tampilan digital menjadi penting dan dapat