images

2nd ITB Geothermal Workshop 2013 – Mari Berpartisipasi dalam Pengembangan Panas Bumi

ITB Geothermal Workshop merupakan acara tahunan yang merupakan agenda utama Program S2 Teknik Geothermal ITB untuk berpartisipasi dalam pengembangan energi panas bumi dunia, khususnya di Indonesia.

Dalam acara tahun ini, akan diadakan 2nd ITB Geothermal Workshop 2013 yang mengangkat tema “Broadening Participation and Initiatives Across the Geothermal Education and Research Enterprises in Indonesia” terdapat 3 (tiga) acara utama, yaitu Pre-Workshop Course yang berasal dari Geothermal Resource Council (GRC), Workshop (Plenary & Technical Sessions), dan Post-Workshop.

Acara Pre-Workshop GRC Course mengusung judul “Exploration Drilling and Early Stage Geothermal Reservoir Characterization”, serta mengundang berbagai pembicara terkemuka. Pembicara yang diundang antara lain dari EGS, Inc., Thermochem, Inc., Capuano Engineering, GheothermEx, ahli Teknik Geothermal ITB.

Adapun acara Plenary Workshop akan diisi dengan BU Scholarship Awards yang mengundang berbagai institusi panas bumi dunia, seperti PGE, Kyushu University, Star Energy, USAID, Auckland University, dan GFZ. Kemudian dilanjutkan Technical Sessions berupa presentasi paper seputar eksplorasi dan rekayasa pengembangan panas bumi.

Acara kemudian ditutup dengan field camp ke  Tangkuban Parahu (Kawah Ratu dan Kawah Domas) – (Air Terjun Maribaya dan Ciater) serta field trip ke Lapangan Panas Bumi Kamojang pada tanggal 7-8 Maret 2013. Selain itu, acara akan dimeriahkan oleh pameran dari sejumlah perusahaan ternama, seperti Pertamina Geothermal Energy (PGE), Chevron, dan lain-lain.   

Dalam kegiatan ini diharapkan partisipan dapat mengambil manfaat dari kegiatan ini, di antaranya pertukaran pandangan, ide, pengetahuan, dan pengalaman serta teknologi terkini mengenai perkembangan panas bumi yang mengajak berbagai pihak baik peneliti, insinyur, akademisi, ahli, industri, serta pemegang kebijakan yang terlibat dalam studi maupun pengembangan panas bumi,

Dengan adanya acara ini diharapkan dapat membangun jaringan dan menyebarkan kemungkinan kooperasi, kerja sama, maupun hubungan bisnis dengan para ahli di bidang pengembangan energi panas bumi. Di samping itu, memungkinkan adanya laporan perkembangan tahunan mengenai akselerasi pengembangan panas bumi di Indonesia tiap tahunnya.