Google finally confirm that they’re opening their office in Indonesia before 2012. Stated by Chairman and former CEO Eric Schmidt during his meeting with Indonesia’s VP Boediono in Jakarta. Vice President’s spokesman Yopie Hidayat, as quoted by Kompas, explained that Google would like to develop their business by leveraging small medium enterprises from Indonesia with foreign buyers like what Google did in China. For Google, this is a stretegic step to support their advertising business.

After this meeting, Google’s representatives will work together with Ministry of Communications and Informatics in order to build an MOU as a base for Google’s operations in Indonesia. Several high-positioned Googlers from US has been visiting Indonesia for the past few months to meet with local politicians and discussing on operation-related matters.

There has been rumors about Google opening their office in Indonesia after Singapore and Malaysia last January, and after Indonesia it is also rumored that Google’s heading to Thailand. We also did a post on why companies like Google doesn’t really need to setup their office in Indonesia, but it’s always fun to see Google’s office in downtown Jakarta.

My guess is that Google Indonesia’s office will focus on their advertising business on their AdSense and AdWords platform, and of course they’ll be needing lots of Sales and Marketing resources. I’m guessing they won’t be needing much engineers here because their localized products already run well even without them being in Indonesia, such as Google Voice Search in Indonesian language. In the mean time, Google Indonesia consists of a few people working remotely from their homes and reporting to Google Singapore office.

Ikuti kami di :

Advertisement Advertise your own
Ads Telkom Indonesia
0 Komentar
Tambahkan komentar dengan Akun GNFI / Facebook
ARTIKEL TERKAIT
ARTIKEL TERBARU
BACK TO TOP
Foto: Meriahnya Jember Fashion Carnival 2016
Foto: Meriahnya Jember Fashion Carnival 2016
Setiap tahunnya Jember menjadi salah satu kota yang ditunggu-tunggu oleh wisatawan berkat even tahunan bertajuk Jember Fashion Carnival (JFC). Dalam festival tersebut berbagai macam hasil karya dan kreatifitas ditampilkan dan...
Mengapa Ada Pasar Apung di Banjarmasin?
Mengapa Ada Pasar Apung di Banjarmasin?
Awalnya pasar ini memang sudah ada sejak abad ke-14, sebelum Kerajaan Banjar berdiri. Namun, dengan berdirinya Kerajaan Banjar, pasar ini menjadi semakin hidup....
Setelah Satu Dekade Berapa Jumlah Usaha di Indonesia? Temukan Jawabannya
Setelah Satu Dekade Berapa Jumlah Usaha di Indonesia? Temukan Jawabannya
Kekuatan ekonomi sebuah negara sangat bergantung pada kegiatan perekonomian seperti jumlah usaha di dalamnya. Sebab tanpa adanya usaha yang cukup, pertumbuhan dan pemerataan ekonomi akan sulit tercapai. Oleh sebab itu...
Berkumpul Bangga di Simpul Sumatera
Berkumpul Bangga di Simpul Sumatera
“Ini adalah kota yang berbahagia,” demikian tulis AA Navis, pengarang Robohnya Surau Kami yang fenomenal itu. Di sana ada batu kapur yang memberi hidup, ada sawah, ada sungai yang memberi...
Pesona Karnaval 1000 Topeng Tuping Lampung
Pesona Karnaval 1000 Topeng Tuping Lampung
Pada puncak Festival Krakatau 2016 seni topeng asal Lampung ini berhasil meraih rekor MURI. Pertunjukan yang bertajuk Karnaval 1000 Topeng ini mempersembahkan lebih dari 18.000 topeng....
Festival Rapa'i Internasional, Kenalkan Budaya Aceh ke Dunia lewat Musik
Festival Rapa'i Internasional, Kenalkan Budaya Aceh ke Dunia lewat Musik
Pagelaran Aceh International Rapa’I Festival diramaikan penampilan banyak seniman baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Acara yang berlangsung selama 5 hari di penghujung akhir Agustus ini, menjadi salah satu...